Masjid Al-Aqsa Bersejarah Dan Penting Bagi Umat Islam

Masjid Al-Aqsa adalah situs suci penting dalam Islam, yang terletak di Kota Tua Yerusalem di Palestina. Namanya diterjemahkan secara harfiah sebagai ‘Masjid Terjauh’. Kompleks yang lebih luas termasuk Kubah Batu, tujuh belas gerbang, dan empat menara, dan biasanya disebut sebagai al-Haram ash-Sharif, yang berarti ‘Suaka Mulia’. Sementara itu, jika anda ingin mengunjungi masjid ini, anda bisa mencoba jasa Tour Aqsa Jakarta.

This image has an empty alt attribute; its file name is 1Tour-aqsa-jordan-mesir.jpg

Sejarah singkat Masjid Al-Aqsa

Awalnya, bangunan ini dibangun sebagai rumah doa kecil, tetapi pada tahun 705 M dibangun kembali dan diperbesar oleh khalifah Umayyah, Abd al-Malik dan putranya, al-Walid. Gempa bumi benar-benar menghancurkan masjid ini pada 746M dan sekali lagi pada 1033M, dan setiap kali hal itu terjadi, masjid ini dibangun kembali. Berbagai dinasti yang berkuasa dari Kekhalifahan Islam memberikan konstruksi tambahan ke masjid tersebut dan daerah sekitarnya, termasuk kubah, fasad, menara, dan bagian dalam masjid yang terkenal.

Selama Perang Salib, Yerusalem ditaklukan pada 1099 dan Masjid Al-Aqsa digunakan sebagai unit istana yang direbut kembali oleh Saladin, sultan pertama Mesir dan Suriah, pada tahun 1187. Masjid ini terus mengalami renovasi dan penambahan atas perintah dari pihak Dinasti Ayyubiyah (Mulsim-Kurdi), Kesultanan Mamluk (mencakup Mesir, Levant, dan Hejaz), kekaisaran Ottoman, Dewan Muslim Tertinggi, dan Yordania.

Saat ini di bawah administrasi Wakaf Islam Yordania dan Palestina, hal ini merupakan sebuah kepercayaan agama dalam mengelola situs sejarah Islam di sekitar Gunung Bait di Yerusalem.

Apa yang membuat Masjid Al-Aqsa penting?

Masjid Al-Aqsa penting dalam Islam karena umat Islam percaya bahwa Nabi Muhammad diangkut dari Masjid Suci di Mekah ke Al-Aqsa selama Perjalanan Malam, dan kemudian ke surga. Dipercaya juga bahwa Nabi Muhammad memimpin sholat menuju situs ini sampai Allah memerintahkannya untuk berbalik ke arah Ka’bah.

Itu adalah tempat ibadah kedua yang dibangun dalam Islam, 40 tahun setelah Ka’bah, dan disebutkan dalam Al-Qur’an sebagai ‘suci’ dan ‘diberkati’ dalam banyak kutipan.

Masjid ini benar-benar telah dimuliakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam surat Al-Isra ayat pertama.